Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 09 April 2010

Camat Pantar Tengah Galang Dukungan Perpanjang Jabatan


foto: Methianus Blegur



MALIANG ON- Camat adalah jabatan karier, bukan jabatan politik sehingga harus mendapat dukungan publik. Tetapi lain dengan Camat Pantar Tengah, Meth Blegur. Untuk memperpanjang jabatan, Blegur menggalang dukungan dari tokoh masyarakat wilayah itu. Aksi penggalangan dukungan ini dibenarkan oleh sejumlah tokoh masyarakat Pantar Tengah.
Kepada ON belum lama ini, salah seorang tokoh masyarakat Pantar Tengah yang enggan dikorankan namanya mengaku didatangi salah seorang pemuda di wilayah itu Eben Sau Sabu Bayang pada suatu sore hari menjelang malam. Saat itu, Eben membawa selembar surat lalu meminta kepadanya untuk menanda tangani surat yang dibawa tersebut. Kepada Eben, tokoh masyarakat itu menyarankan agar kalau dapat ia mempelajari isi surat yang dibawa Eben sebelum ia melayangkan tanda tangan di atasnya. Tetapi, saran tokoh masyarakat itu dijawab Eben dengan mengatakan “sudah gelap jadi Bapak tanda tangan saja”. Tokoh masyarakat itu kemudian meladeni permintaan Eben lalu menanda tangani surat yang belakangan baru diketahui kalau itu merupakan surat pernyataan dukungan untuk memperpanjang masa jabatan Camat Pantar Tengah, Methianus Blegur yang Mei 2010 segera memasuki masa pensiun.
“Surat sudah dibuat memang baru bawa. Eben datang ko suruh saya tanda tangan. Saya juga tidak tau seperti apa isi surat. Tetapi datang gelap-gelap terus suruh saya tanda tangan jadi saya tanda tangan. Kalau saya tau dari awall bahwa itu surat dukungan untuk memperpanjang masa jabatan Pantar Tengah maka saya tidak mungkin tanda tangan, ”tandas tokoh masyarakat itu.
Tokoh masyarakat lain yang juga didatangi Eben untuk menekan surat dukungan itu juga mengaku bahwa isi surat dukungan sudah dibuat baru meminta kepadanya untuk menanda tangani. Tokoh masyarakat yang juga enggan dikoran namanya ini mengaku, kepadanya dijelaskan bahwa ada isyarat dari pemerintah kabupaten untuk memperpanjang masa jabatan Camat Pantar Tengah tetapi dengan syarat harus mendapat dukungan dari masyarakat Pantar Tengah. Tokoh masyarakat itu akhirnya bersedia meneken surat dukungan yang dibawa Eben di kediamannya.
Asisten I Setkab Alor, Drs. Okto Lasiko, ketika diminta tanggapan mengenai hal ini, menegaskan, kepada camat yang adalah pejabat eselon III itu tidak ada istilah untuk diperpanjang dalam jabatan. ”Yang namanya eselon III itu batas usia pensiunnya 56 tahun. Jadi kalau ada camat yang usianya sudah mencapai 55 tahun ya harus jalani masa persiapan pensiun (MPP). Tidak bisa diperpanjang jabatannya, ”tandas Lasiko ketika dikonfirmasi ON di Ruang Kerjanya di Kantor Bupati baru yang terletak di Batu Nirwala Kalabahi.
Untuk Kecamatan Pantar Tengah, terang Lasiko, karena camatnya dalam beberapa bulan ke depan ini segera memasuki masa pensiun sehingga pihaknya sudah memerintahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Alor untuk melakukan proses penunjukan pelaksana tugas (Plt). Sedangkan Kepala Bagian Administrasi dan Tata Pemerintahan Setkab Alor, Drs. Laurensius Duka Luil, mengatakan, biar surat dukungan masyarakat untuk memperpanjang jabatan Camat Pantar Tengah itu mencapai ribu ratus juga tidak bisa diperpanjang jabatannya. Sesuai dengan ketentuan, demikian Duka Luil, jabatan camat, sekretaris kantor/badan atau dinas, kepala bagian, kepala bidang itu sama-sama eselon III. Jabatan-jabatan ini pejabatnya tidak bisa diperpanjang dalam jabatan.
“Kalau sudah memasuki MPP ya harus taati aturan untuk menjalani MPP. Tidak bisa kita perpanjang, “tandasnya sembari mengaku bahwa kita sudah memiliki pengalaman dengan Camat Pulau Pura. Begitu pejabatnya memasuki MPP pihaknya langsung menempatkan pelaksana tugas camat, katanya.

LaporanL moris weni

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar