Cari Blog Ini

Memuat...

Rabu, 28 Juli 2010

Sekdes Jangan Coba Hambat Tugas Kades

Kalabahi ON-Ini peringatan bagi sekretaris desa (Sekdes) yang tersebar di wilayah Kabupaten Alor. Para Sekdes diingatkan Wakil Bupati Alor Drs. Haji Jusran Mohammad Tahir untuk tidak melakukan upaya yang sifatnya menghambat tugas-tugas seorang Kepala Desa. Jangan coba-coba menghambat pekerjaan Kepala Desa.

Permintaan bernada peringatan itu dikemukakan Wakil Bupati Alor Drs. Haji Jusran Mohammad Tahir dihadapan para kepala desa/lurah dan para camat se-Kabupaten Alor dalam Rapat Koordinasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di salah satu hotel di Kalabahi, Senin (30/06) silam.
“Sekretaris desa itu jabatan karier, bukan jabatan politik. Anda harus bersyukur kepada Negara. Jangan coba-coba menghambat pekerjaan kepala desa,” tandas Tahir dalam Rakor itu.
Para kepala desa juga diminta untuk tidak merasa minder dengan seorang Sekretaris Desa hanya karena menyandang status pegawai negeri sipil karena Sekretaris Desa itu merupakan staf kepada desa di wilayahnya masing-masing.
Jadi, “Jangan Kepala Desa kerja di kantor, Sekretaris Desa tidur-tidur di rumah. Saya harap para Kepala Desa pulang dari Rakor ini dan lakukan pembinaan,” pintanya.
Dalam kaitannya dengan maraknya permintaan untuk pemekaran desa, Wabup Jusran Tahir mengingatkan agar permintaan masyarakat untuk pemekaran desa harus disesuaikan dengan standar ketentuan yang berlaku. “Moment ini bisa dieksploitasi untuk memecah bela kita,” tandasnya mengingatkan.
Menurutnya, dari usulan-usulan yang masuk ke pihaknya, hanya beberapa saja bisa dipenuhi permintaan untuk dimekerkan menjadi desa sendiri setelah dilakukan kajian sementara.
Tetapi, “Saya salut Waimi yang tidak mau dimekarkan,” katanya setengah memuji. Tahir mengaku heran karena permintaan mengenai pemekaran desa di beberapa wilayah di daerah ini ada yang dipicu oleh keinginan orang-orang yang tinggal di Kalabahi.
Kepada para Kepala Desa, Tahir mengingatkan lagi agar menjaga wibawah pemerintah desa dan jangan sekali-kali melakukan kesalahan. Bekerja harus menggunakan ilmu bukan menggunakan rasa.
141 Sekdes Jadi PNS!
Secara terpisah Kepala BPMPD Kabupaten Alor Drs. Mel Maulaka mengatakan, 141 dari 158 Sekretaris Desa di Kabupaten Alor sudah diangkat mengjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Hanya 17 Sekretaris Desa yang tidak menjadi PNS karena factor usia dan beberapa pertimbangan lain sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Maulaka.
Menurut Maulaka, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2007 tentang tata cara pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi PNS, tidak boleh ada Sekretaris Desa yang non PNS. Semua Sekretaris Desa menurut ketentuan ini haru menjadi PNS. Karena itu Sekretaris Desa yang masih memiliki peluang dari sisi umum tetapi tidak diangkat menjadi PNS diusulkan oleh tokoh masyarakat di masing-masing wilayah untuk dipertimbangkan oleh pemerintah Kabupaten Alor dalam mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil.
Beberapa Sekretaris Desa yang dipertahankan masyarakat untuk tetap berada di jabatan itu sehingga diusulkan oleh tokoh masyarakat untuk dipertimbangkan dalam formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil adalah Sekretaris Desa Tominuku Kecamatan Alor Tengah Utara, Sekretaris Desa Tasi Kecamatan Lembur, Sekretaris Desa Halerman Kecamatan Alor Barat Daya, Sekretaris Desa Kelaisi Barat Kecamatan Alor Selatan dan Sekretaris Desa Lembur Barat Kecamatan Alor Tengah Utara. “beberapa sekretaris desa ini yang didukung oleh masyarakat di wilayahnya untuk tetap menjadi Sekretaris Desa dan dipertimbangkan untuk diterima menjadi PNS melalui formasi CPNSD. Dukungan masyarakat itu disampaikan melalui surat yang ditanda tangan oleh Kepala Desa dan Tokoh Massyarakat. Suratnya sudah ada di BPMPD,” tambah Maulaka yang dikabarkan Calon Kuat Sekretaris Kabupaten Alor ini.


Laporan: moris weni

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar