Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 10 September 2010

Lihat Perempuan Cantik di Sungai Apui 11 Anggota Pramuka Bhayangkara Kesurupan

Kalabahi ON- Sebelas siswi anggota Pramuka Bhayangkara Polres Alor kesurupan, Minggu (8/8/2010) sore, sepulang dari kegiatan Kemah Bhakti Bhayangkara di wilayah Apui, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor.  Mereka adalah siswi SMA Kristen II Kalabahi.

Seperti disaksikan media ini di UGD RSUD Kalabahi, Minggu  (8/8/2010) malam, setelah ditangani tim medis di UGD, 11 anak itu akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing. Namun, Senin (9/8/2010) pagi, dua anak, yakni Afriada dan Harlinda, kembali dibawa  ke UGD oleh guru dan teman-temannya, sebab  keduanya pingsan dan  kesurupan lagi.

Di atas tempat tidur UGD, dua siswi itu tidur tenang cuma beberapa saat lalu meronta-ronta sambil mengatakan, "Lepas, lepas, saya mau pulang."

Kondisi ini membuat dua siswi dipulangkan ke rumah masing-masing dengan mobil ambulance RSUD Kalabahi. Rekan-rekan pramuka yang memegang lengan kedua anak ini saat keluar dari ruang UGD nyaris terlepas sebab tenaga keduanya sangat kuat dan terus berontak sambil  berbicara tanpa arah.

Rina, salah seorang anggota pramuka, kepada wartawan Senin (9/8/2010), mengatakan, anggota pramuka Bhayangkara sekitar 68 orang. Mereka berangkat ke Apui untuk menggelar
kegiatan kemah bhakti, Kamis (5/8/2010). Kegiatan ini berlangsung hingga Minggu (8/8/2010) pagi.

Menurut Rina, saat berada di Apui semua anggota dan pembina pramuka dalam keadaan baik, tidak ada gangguan apa pun. Namun setelah kembali dengan mobil Dalmas, di tengah jalan 11 orang rekan pramuka mengalami kesurupan.

"Saat itu kami langsung membawa mereka yang kesurupan ke Puskesmas Bukapiting. Dari puskesmas mereka dibawa ke UGD RSUD Kalabahi," ungkapnya.

Setelah kejadian ini, kata Rina, sejumlah rekannya bercerita mengenai penyebab  kesurupan itu.

"Setelah sadar kawan-kawan mengaku melihat seorang perempuan cantik dan seorang pria saat mandi di kali Apui. Dua orang itu diduga makhluk halus sebab mata mereka besar dan perempuan itu rambutnya panjang lepas terurai," jelas Rina.
Ketika rombongan pulang ke Kalabahi, kedua mahkluk halus itu terus mengikuti mereka.

Guru SMA Kristen II Kalabahi, Ari dan Dewi, ditanyai wartawan di UGD RSUD Kalabahi ketika mengantar dua siswanya yang kembali kesurupan di sekolah, Senin (9/8/2010) pagi, mengungkapkan, dua siswi dibawa ke UGD sebelum apel bendera karena tiba-tiba jatuh pingsan di sekolah. Setelah pingsan, keduanya kesurupan dengan mengeluarkan kata-kata aneh.

"Saat kesurupan keduanya mengatakan, 'jangan ambil saya, saya tidak mau ke kali lagi. Jangan ikut saya. Saya mau pulang,"jelas Ari. Tiga siswa lainnya yang kesurupan saat pulang dari Apui juga dipulangkan ke rumah masing-masing sebab kondisinya masih pucat.

Pembina Pramuka Bhayangkara, Abdul Radjab Koso, yang ditanyai Pos Kupang mengenai kejadian itu mengatakan, dirinya tidak mengetahui jelas awal peristiwa itu. Sebab, setelah kegiatan selesai Minggu (8/8/2010) pagi, dirinya langsung pulang ke Kalabahi bersama rombongan menggunakan mobil Dalmas. "Sebelas anak yang kesurupan mengikuti rombongan sore hari dengan mobil Dalmas," tandas Koso. +++ pk/Joka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar