Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 14 Oktober 2012

Video Mesum Dua Anak Sekolah di Kalabahi Beredar

Kalabahi ON-Video mesum dengan adegan layaknya suami–istri beredar di kalangan pelajar di Kalabahi. Pelaku dalam adegan tak senonoh ini hampir pasti melibatkan salah seorang mantan siswi Kelas II SMP Negeri I Kalabahi dan mantan siswa Kelas II SMA St. Joseph Kalabahi. Dua pelajar yang terlibat dalam video mesum ini sudah kabur dari Kalabahi begitu adegan yang belum saatnya mereka lakukan ini beredar luas di kalangan pelajar. Meski polisi masih terus mengembangkan siapa pengedar video mesum dimaksud, tetapi data yang dikumpulkan media ini di Kalabahi menyebutkan, pelaku dalam adegan tidak senonoh itu diduga kuat merupakan anak salah seorang pengusaha di Kota Kalabahi sebagai pelaku perempuan atau mantan siswi Kelas IX SMP Negeri I Kalabahi yang berinisial A. Sedangkan pasangannya, BW yang tidak lain merupakan anak kandung dari salah seorang PNS di BKP3 Kabupaten Alor. Keduanya sudah kabur dari Kalabahi beberapa waktu setelah adegan mereka melalui video mesum itu beredar luas di kalangan pelajar. Dalam video berdurasi sekitar lima menit itu, baik BW maupun S berperan dalam adegan layaknya suami-istri. Video ini diduga direkam dengan menggunakan handphone di dalam sebuah kamar yang dilengkapi dengan AC, kasur dan tempat tidur. Informasi yang dihimpun ON menyebutkan, video ini diduga direkam sejak tiga bulan silam. Rekaman video ini sebelumnya sempat beredar di sekolah BW. Bahkan diduga telah diposting di dunia maya. Informasi lain menyebutkan, video ini beredar setelah A meninggalkan Kalabahi. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari ibu kandung A, pelaku perempuan saat ini berada di Makasar bersama ayahnya untuk berobat. Sedangkan BW saat ini diduga tengah berada di Kupang. Kepala sekolah BW yang dikonfirmasi ON terkait dengan kejadian ini mengaku terpukul dan kecewa atas kejadian yang menimpah anak didiknya. Dalam pengamatannya, BW merupakan siswa yang pendiam. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, perilaku BW mulai berubah. BW lanjutnya, terlihat tidak bersemangat lagi. Setelah video ini beredar, BW tidak datang lagi ke sekolah selama dua minggu lalu. “Yang jelas kami sangat terpukul atas pristiwa ini, tapi kita harus mengambil nilai positifnya. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita sebagai guru dan orang tua agar selalu memperhatikan anak, baik di rumah maupun sekolah,” lanjutnya. Dia mengatakan, perkembangan teknologi yang semakin canggih di dunia maya, menuntut orang tua harus tahu perilaku, pergaulan dan perkembangan anaknya setiap hari. Dia mengaku, kejadian ini sedikit mencoreng nama baik sekolah tetapi tidak terlalu mengganggu karena kejadiannya di luar sekolah. “Kalau dia tidak melarikan diri, kita masih bisa bina. Itu kewajiban kita,”. Sedangkan Kepala SMP Negeri I Kalabahi, Drs. Benediktus Sinung mengaku sama sekali tidak mengetahui selama A berada dan aktif belajar sebagai siswi SMP Negeri I Kalabahi. “Setelah dia minta pindah dan sekolah urus dia pindah baru saya tahu kalau dia terlibat dalam video itu. Kalau saya tahu dari awal bukan saya kasih pindah tapi saya lapor polisi,” tandas Benediktus. Benediktus menduga, karena video mesumnya beredar sehingga S keburu mengurus surat pindah ke Makasar. Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Alor, Iptu Doni Donggio mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Dia mengaku, telah melihat rekaman video itu. Menurutnya, saat ini A tidak berada di Kalabahi. mw

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar